CINTA TAK SELAMANYA UNTUK BERSATU (part 3)

Januari 25, 2009

Dua bulan kemudian…..Dewi hamil…..tapi yg membuat mereka berdua getir yaitu terjadi pendarahan pada diri Dewi….dengan tak membuang waktu Arien langsung membawa dewi keklinik bersalin…setelah diperiksa, docter menyarankan untuk digugurkan…alasannya…takut nantinya janin rusak…bak disambar petir…pucat pasih wajah arien….gimanapun harus dipertahankan…begitu bathin arien….kemudian arien membawa dewi kerumah sakit ternama yg ada diBanjarmasin….tanpa membuang waktu lagi dewi langsung dibawa keruangan bersalin….darah segarpun mengalir lewat jarum suntik 250 cc….kemudian dengan cermat docter memeriksa apa penyebab pendarahan tersebut….jawabannya….Tipoid ( tipes ), dengan harap cemas ..Arien berkata kepada docter….bagaimanapun tolong…pertahankan janinnya doc….akan kita usahakan…tapi istri anda harus opname dirumah sakit…..demi kebaikan dirinya juga janinnya…makasih docter….jawab Arien…..

Satu minggu kemudian keadaan dewi mulai membaik begitu juga janinnya dapat dipertahankan….arien sangat bersyukur sekali..ya..Allah terima kasih dengan kebesaran dan kemurahanMu jualah istri dan bayi dalam kandungan istriku kini selamat dan sehat….Tiada daya dan upaya kecuali padamu Ya Allah….gumam Arien sambil memejamkan matanya…dengan rasa haru…..

Memasuki bulan ke empat kehamilannya..dewi mudah sekali tersinggung juga sering kali marah-marah tanpa alasan…mungkin ini bawaan cabang bayi yg ada dalam kandungan…pikir Arien dgn sabar….hari berganti hari, minggu berganti bulan….Arien begitu terpojok,….ketika suatu malam dewi marah-marah tanpa alasan…dia marah pada kandungannya dia marah pada dirinya….Arien berusaha menenangkan Dewi….sampai terdengar ditelinga..sudah..Mas…lebih baik mas mencari wanita lain aja…yg lebih baik dari saya…saya tak pantas buat mas….Arien tersentak kaget…loh..ada apa nich…??? kenapa ngomong gitu…??? apakah selama ini saya ada salah…??? Dewi hanya bisa menangis….dengan lirih terdengar suara…lebih baik kita cerai aja mas….bak disambar petir arien kaget bukan kepalang….dia hanya bisa diam membisu seribu kata…hanya ada linangan air mata…ya..Allah cobaan apa lagi yg Engkau berikan padaku…bathin Arien,..udah jangan ngomong macam-macam nggak boleh ngomong seperti itu….lebih baik Dik dewi jaga kandungan sebaik mungkin…setelah melahirkan nanti kita pikirkan kembali….arien berusaha menenangkan dirinya…..malam itu rasanya sangat panjang sekali….dengan perasaan masih tak menentu arien berusaha untuk memejamkan matanya…..

Siang itu awal mula perkenalan Arien dengan seorang gadis Yogya tanpa terduga, lantaran salah sambung diwaktu Arien menelpon teman lamanya di kota Gudeg tersebut….nyasar…kesebuah wartel…dan disambut dengan suara lembut disembrang sana…bisa dibantu..???.terdengar suara lembut org yogya….ketika ditanya.. jawabannya mungkin mas .. salah sambung,..mendengar suara yg lembut Arien teringat suasa Yogya yg sudah lama ditinggalkannya…kemudian terjadilah saling kenal….Ayu….Arien…,mas ngobrol sama teman saya ya…??? maka berkenalanlah arien dengan Indri….kemudian Indri memberitahukan nomor telpon kantornya..di LBH….dari perkenalan tersebut, keesokan harinya Arien mencoba untuk menghubungi Indri…mereka mengobrol dengan hangatnya….hari berganti hari…ada rasa tergetar bila mendengar suara merdu Indri…akh….getaran itu mungkin hanya saya kangen Yogya aja bathin Arien….tapi ketika memasuki satu bulan perkenalannya dgn Indri…getar tersebut bertambah besar…kenapa bisa begini…??? apakah karena saya mulai tertarik sama Indri…???? ya..Allah…cobaan apalagi ini…??? memang harus diakui semenjak perkenalannya dgn Indri berjalan dengan baik….Arien mulai bangkit dari rasa keputusasaanya, mungkin Indri ini bisa mengobati lukaku selama ini yg begitu menganga….bathin arien…

Siang itu Arien menelpon Indri…masih seperti hari-hari kemarin..terdengar suara yg merdu ditelinga….suara merdu gadis Yogya,…dari obrolan arien memberitahukan bahwa adik perempuannya masih tinggal diyogya…dan diberitahukan arien alamatnya Jl. Palagan Tentara Pelajar…yogya…bila ada waktu dan kesempatan singgah dan kenalan aja sama adik saya namanya Ary…..ya..mas nanti sore saya datangi adik mas..sambil saya kenalan..jawab Indri….tak terasa perkenalan mereka memasuki bulan ke empat….

Khabar dari Yogya….Arien harus mengikuti wisuda,,,..karena diwaktu lulus dari Akademi manageman informatika komputer arien langsung berangkat kekalimantan…ini kesempatan saya bisa bertemu dengan Indri…bathin arien…khabar tersebut disampaikan arien kepada istrinya…bahwa ia harus mengikuti wisuda yg tertunda….Arien memberi alasan yg logis..karena selama ia belajar/menuntut ilmu yg paling dinanti-nantikan semua mahasiswa adalah prosesi wisuda….istrinya hanya menanggapi dengan dingin….silahkan kalau itu merupakan hal yang sangat penting bagi mas..jawab istrinya….Arien hanya terdiam tak mau lagi membahasnya…

Hari yg dinantipun tiba…Arien berangkat ke Yogyakarta….untuk mengikuti wisuda….sebelum berangkat keyogya Arien memberitahukan kepada Indri bahwa dirinya akan ke yogya mengikuti wisuda….sesampai diyogya Arien langsung kerumah kos adiknya….diJl. Palagan Tentara Pelajar…sambil terharu terdengar suaranya…akhirnya sampai juga saya disini…sekilas arien teringat masa-masa yg begitu sulit dilupakannya bersama Indah Pujiati…kenangan yg mengharu biru…sekaligus tak pernah dimengerti kenapa mereka harus berpisah….akh….sambil menghusap muka dan menghela napas yg terasa menghimpit….sudahlah…saya tak boleh larut dalam suasana ini…..bathin Arien…..didalam kamar lamunan Arien dikejutkan oleh suara yg tak asing lagi ditelinga….Assalamu’alaikum….Waalaikum salam….jawab Arien…telah berdiri seorang gadis cantik, berhidung mancung, rambut sebahu, dan tinggi semampai….berwarna kulit sawo matang…Arienpun tertengun…sambil menatap wajah sang gadis yang selama ini dirindukannya….Indri….Arien…sambil menjabat tangan Indri…setelah dipersilahkan masuk…merekapun mengobrol dengan hangatnya….tak lama kemudian Arien memutuskan untuk membawa Indri jalan-jalan…alasannya sangat rindu kota Yogya…merekapun pamit sama Ary..adik Arien…dalam perjalanan dengan menggunakan sepeda motor Indri, merekapun saling menanyakan keadaan masing-masing….kita nonton yuk…begitu ajakan Arien…kita ke bioskop mataram aja….tak membuang waktu merekapun meluncur ketempat tujuan…filmnya cukup bagus street fighter….yg dibintangi Van Dame….didalam bioskop yg dingin ber ac…sesekali arien melirik Indri…dengan hati-hati arien memberanikan diri tuk memegang jemari tangan Indri…Indripun hanya bisa diam diwaktu arien menggapai dan membelai jemari tangannya….dengan rasa rindu yg begitu mendalam diciumnya jemari tangan Indri…..tak ada kata sepatahpun yg keluar dari mulut Indri….yg terasa dinginnya jemari Indri serta. Dengan masih memegang jemari tangan Indri terdengar suara pelan dari mulut Arien…mbak…??? (panggilan Arien untuk Indri)…ijinkan saya menciummu, Indri hanya tertunduk diam…tanpa menunggu persetujuan dari Indri…Arien mencium pipi kanan Indri dengan lembutnya…Indripun menatap wajah Arien dengan lembutnya sambil sambil memegang erat tangan Arien…suasana yg begitu romantis…..suasana yang begitu berkesan bagi mereka berdua…..tak terasa filmpun selesai……terasa begitu cepatnya..

Keesokan harinya…Indri menjemput Arien, tujuan mereka berdua jalan-jalan mengelilingi kota Yogya…tak terasa malampun bergulir…mbak..malam ini malam 1 suro…kita ke pantai Parang Tritis yuk…??? boleh…jawab Indri..mereka berduapun meluncur dengan menggunakan sepeda motor Indri….( malam 1 suro, suatu tradisi masyarakat yogya sehabis keliling benteng mereka berkumpul di pantai Parang Tritis ). dipantai itu…dua anak manusia ditakdirkan bertemu…untuk berpisah… dimalam yg dingin Indri duduk dalam pelukan Arien…begitu mesranya…mas…??? kenapa kita harus dipertemukan dalam kondisi seperti ini…???? terdengar lirih suara Indri…mungkin Tuhan menghendaki kita seperti ini…jawab Arien…Indri memandang Cincin dijemarinya yaitu cincin pertunangan…satu bulan nanti saya akan menikah mas…calon suami saya adalah pilihan orang tua sudah bekerja…seorang guru SMPN diyogya…apakah calon suami mbak tidak marah kita berduaan disini…??? Indri hanya tertunduk… dengan lirih terdengar suaranya ..saya ingin bebas sebelum saya menikah…sebelum janur kuning menghiasi didepan rumah, saya masih milik mas….dengan erat jemari tangan Arien digenggamnya…dengan penuh kasih sayang…dipeluknya tubuh Indri..lalu diciumnya kening Indri dengan lembut lalu mata kiri dan kanan Indri, pipi mereka begitu rapat…dengan perlahan digesernya dagu Indri, bibir yg tipis itupun dengan mesra diciumnya…..ciuman yg begitu penuh kerinduan, saya tak mungkin dapat melupakan mbak terdengar pelan suara Arien, mas.??? nantipun mas pasti melupakan saya bila mas pulang ke Banjarmasin, akan saya buktikan sampai kapanpun saya tak akan pernah berhenti untuk mencintai dan menyanyangi mbak jawab Arien sambil mencium kening Indri dengan mesra….malam 1 suro, suatu kenangan yg tak mungkin bisa dilupakan mereka berdua….malampun merangkak pajar…..mereka berduapun bergegas meninggalkan pantai Parang Tritis….dalam perjalanan pulang Indri hanya banyak diam…sambil memeluk erat tubuh Arien…..

Hari-hari selanjutnya selama Arien diyogya mereka berdua selalu bertemu dirumah kos adik arien,….satu hari lagi perpisahan mereka berdua Arien dan Indri, kita ke Pantai lagi ya…??? terdengar suara Arien berharap pada Indri…Ya..terserah mas aja….mereka berduapun meluncur menuju pantai Parang Tritis dikegelapan malam….dipantai yg dingin itu…Arien dan Indri melampiaskan kerinduannya…saling berpelukan dengan mesranya, ada rasa takut kehilangan…mbak..?? entah kapan lagi kita dapat bertemu lagi…tapi cinta dan sayang saya padamu tak akan padam….akan tetap saya jaga sampai Tuhan menjemputku…..Indri hanya terdiam….dibenaknya tak mungkin Arien dapat mempertahankannya….Mas….bila saya sudah menikah nanti, saya punya anak, tinggal didesa, tubuh saya hitam dan kurus lagi, mungkin mas akan melupakan saya….lirih terdengar suara Indri…dengan penuh kasih sayang dipeluknya tubuh Indri dengan mesra….mbak…Cinta tak selamanya untuk bersatu, tapi cinta itu untuk dimiliki, cinta itu tak pernah kenal waktu, apapun kondisi mbak nantinya… saya tetap mencintai dan menyanyangi mbak….begitu kata-kata yg diucapkan Arien dengan mesranya pada Indri… pajar menyingsing merekapun pulang….

Hari perpisahan akhirnya tiba…siang itu Indri mendatangi Arien dgn membawa salak pondoh buat oleh-oleh, didalam kamar kos adik arien mereka berdua saling bertatapan, tatapan lain dari pada lain…tatapan mata kesedihan….dikecup arien dengan mesra kening Indri sambil berkata…kamu harus berusaha mencintai suamimu nantinya…tapi jangan berhenti untuk menyayangi dan mengenang diriku….dipeluknya tubuh Indri dengan mesranya….ya..mas…saya tak kan pernah melupakanmu…jawab Indri..setelah puas mereka melepas kerinduan Indripun pamit pulang….

Arienpun sore harinya bersiap untuk meninggalkan kota Yogyakarta menuju kota Semarang…..tujuannya pulang ke Banjarmasin…

Bersambung…….

Iklan

CINTA TAK SELAMANYA UNTUK BERSATU ( part 2 )

Januari 23, 2009

Ditengah keheningan malam yg temaram….Arien belum bisa memejamkan matanya….dengan hati gelisah dan tak menentu diambilkannya secarik kertas lalu menulis beberapa bait kata….untuk mengusir kegelisahannya….

Kau beri madu lewat bibirmu padaku…..

Kau hujamkan sembilu tepat dijantungku…..

Kau beri harum rambutmu padaku……..

Kau beri senyum manismu padaku……

Kemudian ….kau tiupkan racun napasmu padaku….

Dengan hati masih terasa tak menentu, Arien berusaha memejamkan matanya….begitulah hari-hari yg dilewatinya dengan kehampaan…..

Delapan bulan berlalu…..di pagi hari minggu yg cerah Arien dengan santainya mengayuh sepeda menelusuri jalan A. Yani….dari arah belakang serombongan gadis melewatinya….mereka menoleh tersenyum hangat kepada Arien,…dengan senyum dingin dibalasnya senyum serombongan gadis tersebut….. satu jam kemudian Arien bertemu lagi dengan gadis tadi..mereka menyapa dan mengajak berkenalan…..Dewi….Arien.. jawab arien sambil menjabat tangan gadis mungil tersebut dengan cueknya…. dalam perjalanan bersepeda bersama rombongan tersebut Arien banyak diam….perasaannya tetap dingin…sedingin es…. menjelang siang Arien pamit pada rombongan gadis tersebut untuk pulang….

Satu minggu kemudian tanpa disengaja terjadi pertemuan kembali, Dewi minta alamat Arien….kemudian arien memberitahukan alamat tinggalnya….malamnya Dewi mendatangi tempat tinggal arien….dengan terkejut dipersilahkanlah dewi masuk kedalam rumah….arien masih menanggapi dengan dingin obrolan-obrolan mereka….setengah jam berlalu Dewipun pamit…..rupanya kunjungan pertama tersebut berlanjut..hampir dua hari sekali Dewi mengunjungi Arien….suatu hari kakak Arien berkata…..Dewi itu orgnya baik….mungkin dia tertarik padamu….Arien hanya diam …..Saya kasian sama kamu Rin…kok kamu jadi membenci semua wanita….dingin sama wanita…hilangkanlah kisahmu pada Indah….tak perlu kamu pikirkan lagi…mungkin dia sedang senang-senangnya…sedangkan kamu menderita disini….berpikirlah positif…..

Satu bulan perkenalannya dengan Dewi…Arien berusaha bangkit, tapi hatinya masih hampa…..kegalauan masih terasa….dia berusaha berbuat baik pada Dewi….memasuki bulan kedua….dihari minggu…Dewi mendatangi rumah Arien….mereka mengobrol dengan hangatnya…dengan hati-hati Dewi mengeluarkan sebatang cincin emas 10 gram yg disitu telah tertulis nama Arien dengan indahnya…Arien..ini kenang-kenangan untukmu….mau kamu pakai ataupun disimpan silahkan.. tolong kamu terima…..harap Dewi… dengan hati-hati Arien terima cincin tersebut dari jemari Dewi…arien tak mau mengecewakan dewi…takut dewi tersinggung…..ma kasih ya….jawab arien…tak lama kemudian Dewipun pulang…..kakak Arien hanya tersenyum melihat cincin emas yg masih dalam genggaman arien,…itu pertanda baik Rin…bahwa dewi itu sungguh-sungguh padamu….Arien hanya terdiam…..sambil menatap cincin emas dijemarinya…dengan hati-hati Arien memasukkan cincin tersebut dijemari manisnya….pas…ukuran cincinnya sama dengan jemari manisnya…sangat indahnya….gumam Arien….itu cincin tunangan Arien…..terdengar suara kakaknya…ha…??? ya…itu adalah cincin tunangan…bila kamu siap memakainya berarti kamu bersedia menjadi tunangannya…..dengan cepat Arien melepas cincin tersebut dari jemarinya….biarlah….saya simpan dulu aja…jawab arien pada kakaknya…..

Tiga bulan sudah perkenalan Arien dan dewi…..pada suatu pertemuan mereka dimalam minggu…..dewi memberanikan diri berbicara…pelan terdengar suaranya….Arien….lebih baik kita tunangan saja ya,,,??? Arien terdiam….tertunduk…merenungi apa yg terjadi hubungannya dulu dengan Indah pujiati….masih terasa perih…Arien…???? terdengar suara merdu dewi….gimana…??? apakah kamu setuju…??? ya….Arien berusaha menenangkan diri….mungkin ini jalannya supaya saya dapat melupakan Indah pujiati bathin Arien….nanti kita tentukan harinya…semuanya serahkan pada saya….akan saya atur dengan baik….begitu kata Dewi….

Keesokan harinya Arien bercerita kepada kakaknya…rencana pertunangannya dengan Dewi ….kakaknya langsung setuju….hari yg bersejarah itupun sampai…benar…semuanya sudah dipersiapkan Dewi dgn baik…..pertunangan mereka berduapun berjalan lancar disaksikan sanak keluarga dan tetangga serta teman-teman Dewi….kilauan dari lampu kamera tak henti-hentinya….memphoto mereka berdua…..Dewi sangat bahagia sekali…..sesudah acara tunangan Arienpun pamit pulang…..dengan cincin melingkar dijemari manisnya……

Satu bulan kemudian Dewi menginginkan hubungan mereka dilanjutkan kepelaminan…karena desakan dari org tuanya…Arienpun setuju….kemudian mereka berdua mempersiapkan apa yg harus dibawa diwaktu hantaran nantinya….peralatan/kebutuhan hantaran semuanya dibelikan oleh Dewi….semua serba dua stel…sepatu, tas, baju, dan lain-lain pernak perniknya….kemudian diserahkan ke Arien…. hari yg ditentukanpun tiba…hantaran kerumah Dewi….yg dilakukan keluarga Arien….Satu minggu kemudian merekapun menikah didepan penghulu disaksikan keluarga dua belah pihak….dan dilangsungkan acara resepsi pernikahan…..undanganpun berdatangan…sangat meriah……..Bersambung…………


CINTA TAK SELAMANYA UNTUK BERSATU

Januari 16, 2009

Cinta tak selamanya untuk bersatu tapi cinta itu untuk saling dimiliki dan tak pernah kenal waktu,  saya tak akan pernah berhenti untuk mencintai serta menyayangimu walaupun keadaan kita berbeda sekalipun, mas pasti melupakan saya bila nanti saya sudah menikah, punya anak, tinggal didesa warna kulit saya hitam serta kurus lagi lirih Indri sambil memeluk Arien dengan mesra, tergiang selalu dalam pikiran Arien walaupun sudah hampir 14 tahun lalu diucapkan sebelum perpisahan dengan gadis pujaannya……dan kenyataannya Arien memang tak pernah bisa menghapus rasa Cintanya serta sayang pada Indri walaupun keadaan mereka sekarang berbeda……

Arien adalah seorang lelaki yang cukup lumayan tampannya dengan pembawaan yg bisa dikatakan kalem, penyayang serta senang bergaul…sangat disenangi teman-temannya…..di kampus..Akademi Managemant Informatika Komputer Yogyakarta…..

Arien mempunyai seorang pacar yg bernama Indah Pujiati…. Indah gadis cantik berambut panjang yg begitu menyanyagi Arien…..hari-hari begitu cepat berlalu tak terasa studypun selesai dengan baik….. merekapun harus berpisah….Arien setelah menyelesaikan study…. harus berangkat kepulau sebrang nan jauh dimata… tujuan utama pulau kalimantan dikota Banjarmasin…..

Di stasiun Yogyakarta keduanya banyak berdiam diri hanya genggaman tanganlah berbicara…..kegalauan, kesedihan, bercampur jadi satu….dengan suara lirih Indah bergumam…jangan lupakan aku…..Arien peluk Indah dengan mesranya sebagai jawaban bahwa dia tak melupakan Indah…..Saya pergi untuk kembali…..saya pergi untuk mencari kerja….bila sampai di sana nanti akan saya kasih khabar…dengan lirih Arien menenangkan Indah…. Tepat jam 15.00 kereta api jurusan Yogya-Surabaya tiba distasiun Yogya… Menambah kegelisahan dan kehawatiran pada kedua insan yg harus berpisah……dengan erat dan rasa hati perih Indah memeluk Arien dengan eratnya takut kehilangan pujaan hatinya….percaya pada saya….begitu Arien berbisik pada Indah…..Waktupun berjalan dengan cepatnya sirene kereta api sudah berbunyi menandakan kereta akan segera berangkat….Indah genggam tangan Arien dengan eratnya….pandangan keduanya bertemu…dengan linangan air mata Indah harus merelakan kepergian Arien……untuk terakhirnya Arien peluk tubuh mungil Indah dengan mesra….dengan langkah pasti Arien menaiki tangga kereta api jurusan Yogya-Surabaya…..hanya lambaian tanganlah yg dapat dilambaikan ketika kereta mulai merayap meninggalkan stasiun……

Beberapa hari kemudian sampailah Arien ke kota tujuan Banjarmasin…disambut hangat keluarga kakaknya yg terlebih dahulu tinggal di Banjarmasin karena mutasi kerja, kemudian Arien menulis surat untuk Indah bahwa keadaannya sehat-sehat aja dan sudah sampai dengan selamat…..hubungan mereka berdua hanya lewat surat aja dan berjalan dengan baik….. satu bulan kemudian Arien diterima disuatu perusahaan. dengan hati gembira Arien memberi khabar yg baik ini….. Tapi…. apa jawaban dari Indah..??? disuratnya Indah menjelaskan bahwa setelah keberangkatan Arien kebanjarmasin Indah merasakan ada yg lepas…. perasaannya lebih enak…dan ia katakan tak perlu lagi menghubunginya….bak disambar petir disiang hari….Arien terduduk lesu membaca surat dari Indah…. ada apa ini…???? apa salah saya…??? apakah begitu cepat Indah melupakan saya…??? apakah ada laki-laki yg lain selain dari saya…??? pikiran-pikiran seperti itu selalu menghantui Arien….dengan hati tak menentu Arien berusaha menulis surat untuk Indah…. meminta penjelasannya mengapa harus seperti ini…. balasan dari Indah tak pernah kunjung tiba…. dengan hati terasa diiris sembilu Arien harus menerima kenyataan ini…

Hari-hari berlalu dengan kehampaan…. Arien kini memfokuskan ke pekerjaan untuk sejenak menghilangkan rasa galau dihati…tiga bulan berlalu…tiba-tiba Arien ingat sesuatu….Magdalena….ya…Magdalena…saya harus nelpon Magdalena, siapa tau dia mengerti kenapa Indah berubah sikap…. Magdalena adalah sahabat karib Indah Pujiati….kebetulan dia satu kost diYogyakarta….tak membuang waktu berlama-lama….Arien memencet angka-angka diatas pesawat telpon..tujuannya kota Temanggung…karena liburan semester mungkin magda ada dirumahnya….. tak lama kemudian terdengar suara sambutan yg tak asing lagi ditelinga…suara seorang gadis dengan lembutnya…Hallo…selamat siang….benarkah ini rumah Magdalena…?? Benar…ini rumah Magda…ya..saya sendiri…jawab magda….Syukurlah…bila itu kamu magda…ini …saya..Arien…Gimana khabarnya Indah…??? masalahnya Indah kayaknya menghindar dari saya…ada masalah apa ya kok bisa gitu….???? maaf mas….saya nggak tau masalahnya….malah saya baru tau bahwa mas bubaran sama Indah…jawab magda….sepertinya magda menyembunyikan sesuatu dan tak mau menceritakan hal yg sebenarnya kepada Arien….dengan helaan napas berat..Arien mengucapkan banyak terima kasih pada magda, dan mungkin suatu hari nanti akan menelpon kembali….sebelum mengucapkan salam perpisahan Arien pesan sama Magda bahwa keadaannya di kalimantan sehat-sehat aja…..trimsh banget ya magda…???? ya…hati-hati…disana ya.??..jawab Magda…

Sambil menerawang teringat kembali kenangan- kenangan mereka berdua waktu masih bersama di Yogya,…kenangan-kenangan manis…..begitu indahnya…bersama mereka saling bantu membantu contohnya di waktu Arient menyusun skripsi….dari mulai sore sampai tengah malam Indah selalu menemani Arien di penyewaan Rental computer…. atau diwaktu Arien ke studio photo untuk photo Ijazah….Indah Pujiati lah yg sibuk merapikan baju almamater serta menata rambut Arien…begitu mesra serta perhatiannya Indah…..dalam renungan Arien….kenapa Indah begitu cepat berubah…????…rasanya tak dapat dipercaya….. hanya helaan napas perih serta lirih yg keluar tanpa kata-kata………..       Bersambuing…..


Hello world!

Januari 14, 2009

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!