AKSARA TANPA MAKNA

Mei 12, 2013

Ketika bait syair terasa hambar didengar…menahan pilu bagaikan tersayat sembilu..
Ngilu, perih, haruskah engkau tahu….haruskah engkau ingin peduli…bila rasamu telah mati..
Kuburkan dalam belenggu, biarkanlah engkau menghilang bagaikan bayangan kelabu….
Bila itu membuat hatimu bertambah bahagia, dalam perjalanan sang waktu….
Tapi mungkinkah engkau tahu…Aksara Tanpa Makna selalu menyelimuti jiwamu yg sendu…??
Menangis tersandar dibelakang pintu…meratapi kisah janji yg engkau palsukan…??
Aaaaahhhh…sudahlah…jangan engkau pikirkan janji yg pernah terucap dulu….
Niscaya bila engkau ingat…hatimu bertambah sendu..lidahmu terasa kelu…


Adek …???.

Desember 1, 2010

Adek..?? Lama tak terdengar suara mesra yang engkau lantunkan ditelingaku….lama tak terdengar suara desah tangis pilu menahan rindu yang menyatu dalam jiwamu Dek…??? aku begitu rindu..menyelimuti seluruh sendi-sendiku yang ngilu….Adek..?? jangan pernah engkau lupakan kata janji yang terucap kita dulu dalam pelukan mesra dan tangis air mata yang ku usapkan lembut dipipimu Dek…?? kenapa kini engkau terasa begitu jauh….apakah engkau ingin berpaling dari diriku…jangan engkau lakukan itu Dek…?? karena aku tak mampu tuk menghilangkan bayang raut wajahmu yang selalu menemani setiap langkahku……Dek..?? dikala malam merangkak dalam peraduannya…..hatiku begitu gelisah tak menentu..bagaikan disayat sembilu….aku butuh kamu tuk menenangkan diriku….Dek..?? perjalanan kita masih begitu jauh..jangan pernah engkau lupakan kenangan mesra dan kata janji setia kita bersama di jalan kenangan itu..Dek.??.dalam hidupku selalu bersemanyam namamu…walaupun akhir hayat menjemputku engkau masih terukir indah dalam bilik hatiku…


Ada gelisah di hati

November 13, 2010

Puing-puing yang berserakan tercecer dalam langkah kaki yang tiada henti…..letih…memang aku akui ada rasa letih yang harusku aku jalani …..bathin serta pikiran melayang silih berganti yang harus ku turuti….akupun tak tahu kapan…dan sampai kapan harus berhenti atau terhenti karena wajah terkasih harus pergi …..aku berusaha merapikan puing-puing yang berserakan walau dengan susah payah untuk berdiri dan tersenyum kembali….ku akui tak akan utuh kembali dan mudah sekali jatuh karena rapuh….satu persatu puing yang tercecer ku lihat kembali…ku tata dengan rasa kasih…supaya ada yang dapat mengerti betapa gelisahnya hati ini….untuk dapat bangkit kembali…menunggu dan menunggu dalam waktu yang tak pasti…


Percayalah Kasih

November 10, 2010

Senyummu begitu lembut bak buludru menyentuh kalbuku….tatapanmu yang begitu sendu tersirat rasa rindu terpendam melewati sang waktu…..begitu lama tersimpan rapi dalam elusan mesra sanubari….engkau begitu mengerti…engkau begitu setia tak pernah berbagi kecuali untukku kasih….dalam penantian panjang yang tak pernah letih….ada hikmah tersembunyi menyatukan jiwaku….tuk selalu merasakan getaran yang ada dijiwamu….kasih….ucapan terima kasih tiada henti.. engkau sempatkan bertemu dengan diriku… belasan tahun terpisah khabar beritapun tak pernah terdengar mengenaimu….tapi sampai kini aku selalu setia menjaga namamu dibilik hati….percayalah kasih…suatu saat nanti aku khan kembali dalam pelukan rindumu…hapuskanlah air matamu…yang mengalir tiada henti…aku khan selalu mengerti tentang dirimu….janganlah engkau larut menyesali diri….pertemuan dan kisah kita ini khan selalu teringat sampai mati….


Aku Selalu Ada Untukmu

November 9, 2010

Wahai kasih yang tiada henti tuk selalu berharap dimiliki….walau hanya sebatas bayang dalam mimpi….cukuplah bagiku untuk dapat mengerti perjalanan langkah kaki menapakan kerinduan yang sangat berarti……ku harap engkaupun dapat mengerti apa yang ku agungkan dalam mempertahankan cinta dan kasih selama ini tersembunyi dibalik lubuk hati….Kasih walau ragamu hanya separuh waktu pernah ku miliki….bisa aku rasakan kehangatan cinta serta kerinduanmu yang begitu dalam tak tersentuh…..kasih…disini aku menyendiri…melayangkan angan berdua diwaktu kita pernah bertemu…melepas rindu…dalam genggaman yang begitu syahdu….engkau tersipu malu……kasih…masih adakah lagi waktu untuk kita bertemu..ataukah itu harus berlalu tersapu angin …menangis dalam pelukan rindu….kasih aku selalu ada untukmu….


ADA GELISAH BERSELIMUTKAN RINDU

Februari 3, 2010

Kegelisahan hati penuh makna menyelimuti hari demi hari….terus bergulir hati merana tersiksa menahan rindu entah mengapa……..gelisah berselimutkan rindu menitikkan air mata sendu…..miris hati……kemilau wajahmu itu……yang membuat aku susah tuk melupakanmu…….Sekian belasan tahun berpisah tak menentu…….khabar beritapun bagaikan hantu..mengharu biru….Kini…beberapa hari yang lalu…terdengar khabar mengenaimu…terhenyak daku ingin mendengar suara merdumu……duhai gelisah berselimutkan rindu….salahkah aku dalam penantian panjang tak menentu… masih mengharapkan bertemu……denganmu…….biarkan aku bebas dari belenggu “Gelisah Berselimutkan Rindu”.


RINDU DI HATI

November 7, 2009

Aku terjaga dari tidur malamku…tertengun sejenak…. melayangkan pikiran membawa aku kemasa silam yang penuh dengan warna kehidupan…masa penuh ceria…tangis dan tawa….senyum tersungging dalam kesunyian malam dalam pelukan………duhai rasa…….duhai masa….duhai tawa…..duhai tangis…duhai manja…dikau selalu berikan aku perhatian dan kasih sayang…..belaian kasih penuh arti tanpa pamrih….dikau berikan padaku tanpa berharap balas kasih…tak terasa mengalir butiran mutiara putih dari kelopak mata terasa perih dihati….rindu dan kangen menyelimuti tiada henti….bertambah perih teringat kasih tiada henti…..dikau peluk diriku dengan mesra kasih sayangmu…..dikau belai & kecup keningku memberi wejangan kasih dikala aku sedih…di sini…aku sendiri…lama sudah terhenti…jauh dari diri….tapi selalu tetap dekat dihati….duhai pujaan hati……ku selalu berdoa semoga selalu dalam lindungan Allah SWT….duhai pujaan hati kini anakmu rindu mendera dihati…aku hanya bisa berharap suatu saat nanti kita bisa bersua kembali…. teruntuk Ayah dan Ibu….


Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.