Dua bulan kemudian…..Dewi hamil…..tapi yg membuat mereka berdua getir yaitu terjadi pendarahan pada diri Dewi….dengan tak membuang waktu Arien langsung membawa dewi keklinik bersalin…setelah diperiksa, docter menyarankan untuk digugurkan…alasannya…takut nantinya janin rusak…bak disambar petir…pucat pasih wajah arien….gimanapun harus dipertahankan…begitu bathin arien….kemudian arien membawa dewi kerumah sakit ternama yg ada diBanjarmasin….tanpa membuang waktu lagi dewi langsung dibawa keruangan bersalin….darah segarpun mengalir lewat jarum suntik 250 cc….kemudian dengan cermat docter memeriksa apa penyebab pendarahan tersebut….jawabannya….Tipoid ( tipes ), dengan harap cemas ..Arien berkata kepada docter….bagaimanapun tolong…pertahankan janinnya doc….akan kita usahakan…tapi istri anda harus opname dirumah sakit…..demi kebaikan dirinya juga janinnya…makasih docter….jawab Arien…..
Satu minggu kemudian keadaan dewi mulai membaik begitu juga janinnya dapat dipertahankan….arien sangat bersyukur sekali..ya..Allah terima kasih dengan kebesaran dan kemurahanMu jualah istri dan bayi dalam kandungan istriku kini selamat dan sehat….Tiada daya dan upaya kecuali padamu Ya Allah….gumam Arien sambil memejamkan matanya…dengan rasa haru…..
Memasuki bulan ke empat kehamilannya..dewi mudah sekali tersinggung juga sering kali marah-marah tanpa alasan…mungkin ini bawaan cabang bayi yg ada dalam kandungan…pikir Arien dgn sabar….hari berganti hari, minggu berganti bulan….Arien begitu terpojok,….ketika suatu malam dewi marah-marah tanpa alasan…dia marah pada kandungannya dia marah pada dirinya….Arien berusaha menenangkan Dewi….sampai terdengar ditelinga..sudah..Mas…lebih baik mas mencari wanita lain aja…yg lebih baik dari saya…saya tak pantas buat mas….Arien tersentak kaget…loh..ada apa nich…??? kenapa ngomong gitu…??? apakah selama ini saya ada salah…??? Dewi hanya bisa menangis….dengan lirih terdengar suara…lebih baik kita cerai aja mas….bak disambar petir arien kaget bukan kepalang….dia hanya bisa diam membisu seribu kata…hanya ada linangan air mata…ya..Allah cobaan apa lagi yg Engkau berikan padaku…bathin Arien,..udah jangan ngomong macam-macam nggak boleh ngomong seperti itu….lebih baik Dik dewi jaga kandungan sebaik mungkin…setelah melahirkan nanti kita pikirkan kembali….arien berusaha menenangkan dirinya…..malam itu rasanya sangat panjang sekali….dengan perasaan masih tak menentu arien berusaha untuk memejamkan matanya…..
Siang itu awal mula perkenalan Arien dengan seorang gadis Yogya tanpa terduga, lantaran salah sambung diwaktu Arien menelpon teman lamanya di kota Gudeg tersebut….nyasar…kesebuah wartel…dan disambut dengan suara lembut disembrang sana…bisa dibantu..???.terdengar suara lembut org yogya….ketika ditanya.. jawabannya mungkin mas .. salah sambung,..mendengar suara yg lembut Arien teringat suasa Yogya yg sudah lama ditinggalkannya…kemudian terjadilah saling kenal….Ayu….Arien…,mas ngobrol sama teman saya ya…??? maka berkenalanlah arien dengan Indri….kemudian Indri memberitahukan nomor telpon kantornya..di LBH….dari perkenalan tersebut, keesokan harinya Arien mencoba untuk menghubungi Indri…mereka mengobrol dengan hangatnya….hari berganti hari…ada rasa tergetar bila mendengar suara merdu Indri…akh….getaran itu mungkin hanya saya kangen Yogya aja bathin Arien….tapi ketika memasuki satu bulan perkenalannya dgn Indri…getar tersebut bertambah besar…kenapa bisa begini…??? apakah karena saya mulai tertarik sama Indri…???? ya..Allah…cobaan apalagi ini…??? memang harus diakui semenjak perkenalannya dgn Indri berjalan dengan baik….Arien mulai bangkit dari rasa keputusasaanya, mungkin Indri ini bisa mengobati lukaku selama ini yg begitu menganga….bathin arien…
Siang itu Arien menelpon Indri…masih seperti hari-hari kemarin..terdengar suara yg merdu ditelinga….suara merdu gadis Yogya,…dari obrolan arien memberitahukan bahwa adik perempuannya masih tinggal diyogya…dan diberitahukan arien alamatnya Jl. Palagan Tentara Pelajar…yogya…bila ada waktu dan kesempatan singgah dan kenalan aja sama adik saya namanya Ary…..ya..mas nanti sore saya datangi adik mas..sambil saya kenalan..jawab Indri….tak terasa perkenalan mereka memasuki bulan ke empat….
Khabar dari Yogya….Arien harus mengikuti wisuda,,,..karena diwaktu lulus dari Akademi manageman informatika komputer arien langsung berangkat kekalimantan…ini kesempatan saya bisa bertemu dengan Indri…bathin arien…khabar tersebut disampaikan arien kepada istrinya…bahwa ia harus mengikuti wisuda yg tertunda….Arien memberi alasan yg logis..karena selama ia belajar/menuntut ilmu yg paling dinanti-nantikan semua mahasiswa adalah prosesi wisuda….istrinya hanya menanggapi dengan dingin….silahkan kalau itu merupakan hal yang sangat penting bagi mas..jawab istrinya….Arien hanya terdiam tak mau lagi membahasnya…
Hari yg dinantipun tiba…Arien berangkat ke Yogyakarta….untuk mengikuti wisuda….sebelum berangkat keyogya Arien memberitahukan kepada Indri bahwa dirinya akan ke yogya mengikuti wisuda….sesampai diyogya Arien langsung kerumah kos adiknya….diJl. Palagan Tentara Pelajar…sambil terharu terdengar suaranya…akhirnya sampai juga saya disini…sekilas arien teringat masa-masa yg begitu sulit dilupakannya bersama Indah Pujiati…kenangan yg mengharu biru…sekaligus tak pernah dimengerti kenapa mereka harus berpisah….akh….sambil menghusap muka dan menghela napas yg terasa menghimpit….sudahlah…saya tak boleh larut dalam suasana ini…..bathin Arien…..didalam kamar lamunan Arien dikejutkan oleh suara yg tak asing lagi ditelinga….Assalamu’alaikum….Waalaikum salam….jawab Arien…telah berdiri seorang gadis cantik, berhidung mancung, rambut sebahu, dan tinggi semampai….berwarna kulit sawo matang…Arienpun tertengun…sambil menatap wajah sang gadis yang selama ini dirindukannya….Indri….Arien…sambil menjabat tangan Indri…setelah dipersilahkan masuk…merekapun mengobrol dengan hangatnya….tak lama kemudian Arien memutuskan untuk membawa Indri jalan-jalan…alasannya sangat rindu kota Yogya…merekapun pamit sama Ary..adik Arien…dalam perjalanan dengan menggunakan sepeda motor Indri, merekapun saling menanyakan keadaan masing-masing….kita nonton yuk…begitu ajakan Arien…kita ke bioskop mataram aja….tak membuang waktu merekapun meluncur ketempat tujuan…filmnya cukup bagus street fighter….yg dibintangi Van Dame….didalam bioskop yg dingin ber ac…sesekali arien melirik Indri…dengan hati-hati arien memberanikan diri tuk memegang jemari tangan Indri…Indripun hanya bisa diam diwaktu arien menggapai dan membelai jemari tangannya….dengan rasa rindu yg begitu mendalam diciumnya jemari tangan Indri…..tak ada kata sepatahpun yg keluar dari mulut Indri….yg terasa dinginnya jemari Indri serta. Dengan masih memegang jemari tangan Indri terdengar suara pelan dari mulut Arien…mbak…??? (panggilan Arien untuk Indri)…ijinkan saya menciummu, Indri hanya tertunduk diam…tanpa menunggu persetujuan dari Indri…Arien mencium pipi kanan Indri dengan lembutnya…Indripun menatap wajah Arien dengan lembutnya sambil sambil memegang erat tangan Arien…suasana yg begitu romantis…..suasana yang begitu berkesan bagi mereka berdua…..tak terasa filmpun selesai……terasa begitu cepatnya..
Keesokan harinya…Indri menjemput Arien, tujuan mereka berdua jalan-jalan mengelilingi kota Yogya…tak terasa malampun bergulir…mbak..malam ini malam 1 suro…kita ke pantai Parang Tritis yuk…??? boleh…jawab Indri..mereka berduapun meluncur dengan menggunakan sepeda motor Indri….( malam 1 suro, suatu tradisi masyarakat yogya sehabis keliling benteng mereka berkumpul di pantai Parang Tritis ). dipantai itu…dua anak manusia ditakdirkan bertemu…untuk berpisah… dimalam yg dingin Indri duduk dalam pelukan Arien…begitu mesranya…mas…??? kenapa kita harus dipertemukan dalam kondisi seperti ini…???? terdengar lirih suara Indri…mungkin Tuhan menghendaki kita seperti ini…jawab Arien…Indri memandang Cincin dijemarinya yaitu cincin pertunangan…satu bulan nanti saya akan menikah mas…calon suami saya adalah pilihan orang tua sudah bekerja…seorang guru SMPN diyogya…apakah calon suami mbak tidak marah kita berduaan disini…??? Indri hanya tertunduk… dengan lirih terdengar suaranya ..saya ingin bebas sebelum saya menikah…sebelum janur kuning menghiasi didepan rumah, saya masih milik mas….dengan erat jemari tangan Arien digenggamnya…dengan penuh kasih sayang…dipeluknya tubuh Indri..lalu diciumnya kening Indri dengan lembut lalu mata kiri dan kanan Indri, pipi mereka begitu rapat…dengan perlahan digesernya dagu Indri, bibir yg tipis itupun dengan mesra diciumnya…..ciuman yg begitu penuh kerinduan, saya tak mungkin dapat melupakan mbak terdengar pelan suara Arien, mas.??? nantipun mas pasti melupakan saya bila mas pulang ke Banjarmasin, akan saya buktikan sampai kapanpun saya tak akan pernah berhenti untuk mencintai dan menyanyangi mbak jawab Arien sambil mencium kening Indri dengan mesra….malam 1 suro, suatu kenangan yg tak mungkin bisa dilupakan mereka berdua….malampun merangkak pajar…..mereka berduapun bergegas meninggalkan pantai Parang Tritis….dalam perjalanan pulang Indri hanya banyak diam…sambil memeluk erat tubuh Arien…..
Hari-hari selanjutnya selama Arien diyogya mereka berdua selalu bertemu dirumah kos adik arien,….satu hari lagi perpisahan mereka berdua Arien dan Indri, kita ke Pantai lagi ya…??? terdengar suara Arien berharap pada Indri…Ya..terserah mas aja….mereka berduapun meluncur menuju pantai Parang Tritis dikegelapan malam….dipantai yg dingin itu…Arien dan Indri melampiaskan kerinduannya…saling berpelukan dengan mesranya, ada rasa takut kehilangan…mbak..?? entah kapan lagi kita dapat bertemu lagi…tapi cinta dan sayang saya padamu tak akan padam….akan tetap saya jaga sampai Tuhan menjemputku…..Indri hanya terdiam….dibenaknya tak mungkin Arien dapat mempertahankannya….Mas….bila saya sudah menikah nanti, saya punya anak, tinggal didesa, tubuh saya hitam dan kurus lagi, mungkin mas akan melupakan saya….lirih terdengar suara Indri…dengan penuh kasih sayang dipeluknya tubuh Indri dengan mesra….mbak…Cinta tak selamanya untuk bersatu, tapi cinta itu untuk dimiliki, cinta itu tak pernah kenal waktu, apapun kondisi mbak nantinya… saya tetap mencintai dan menyanyangi mbak….begitu kata-kata yg diucapkan Arien dengan mesranya pada Indri… pajar menyingsing merekapun pulang….
Hari perpisahan akhirnya tiba…siang itu Indri mendatangi Arien dgn membawa salak pondoh buat oleh-oleh, didalam kamar kos adik arien mereka berdua saling bertatapan, tatapan lain dari pada lain…tatapan mata kesedihan….dikecup arien dengan mesra kening Indri sambil berkata…kamu harus berusaha mencintai suamimu nantinya…tapi jangan berhenti untuk menyayangi dan mengenang diriku….dipeluknya tubuh Indri dengan mesranya….ya..mas…saya tak kan pernah melupakanmu…jawab Indri..setelah puas mereka melepas kerinduan Indripun pamit pulang….
Arienpun sore harinya bersiap untuk meninggalkan kota Yogyakarta menuju kota Semarang…..tujuannya pulang ke Banjarmasin…
Bersambung…….
Ditulis oleh arifachmadi 

